Wakil Ketua KPK Ingin Kemajuan Kasus Novel Baswedan Dilaporkan Setelah Ada Kabareskrim Baru

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang berharap perkembangan kasus penyerangan Novel Baswedan bisa dilaporkan polisi kepada KPK. Harapan Saut Situmorang itu disampaikan setelah penunjukan Irjen Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kabareskrim yang baru. Saut mengatakan, saat ini KPK masih menunggu hasil dari proses pengusutan kasus penyidik senior KPK tersebut.

"Kami masih menunggu hasil (kasus, red) Novel seperti apa," ujar Saut di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (6/12/2019), dikutip dari YouTube . Saut Situmorang ingin pihak kepolisian segera melaporkan kepada KPK jika ada perkembangannya. KPK ingin mengetahui kemajuan dari kasus penyerangan Novel Baswedan itu.

Sebab, sejak 11 April 2017 hingga kini, kasus Novel belum juga tuntas. "Kalau sudah ada kemajuannya, segera dilaporkan ke kita seperti apa kemajuannya," ungkap Saut. Jika tidak ada kemajuan dari kasus itu, maka ia mengimbau polisi untuk melaporkannya kepada masyarakat.

"Kalau tidak ada kemajuan, ya harus dilaporkan ke publik," jelasnya. Senada dengan Saut Situmorang, Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif juga berharap dengan penunjukan Irjen Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kabareskrim yang baru, bisa menyelesaikan kasus penyerangan Novel Baswedan. Sebelumnya, Laode M Syarif menyampaikan selamat atas penunjukan Listyo Sigit Prabowo itu.

Dia berharap kerja sama KPK bersama Polri bisa lebih baik lagi. "Saya mengucapkan selamat kepada Pak listyo, atas kepercayaan negara menjadi Kabareskrim," ujar Laode M Syarif di Kampus UI Salemba, Jumat (6/12/2019). "Kami harap kerja sama antara KPK dengan Polri akan menjadi lebih bagus lagi ke depannya," lanjut Laode.

Mengenai proses kasus penyerangan air keras Novel Baswedan, Laode berharap Listyo Sigit bisa segera menyelesaikannya. "Khusus pertanyaan dengan Mas Novel, kita juga berharap Kabareskrim yang baru akan segera menyelesaikan kasus yang menimpa Mas Novel," jelasnya. Kapolri Jenderal Idam Azis menunjuk Irjen Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai kepala bareskrim (Kabareskrim) kepolisian Republik Indonesia.

Penunjukan Listyo sebagai kabareskim dibenarkan oleh Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono. Argo mengatakan, mutasi perwira tinggi tersebut dalam rangka kebutuhan dan penyegaran organisasi. "Ada beberapa pejabat yang dilakukan mutasi di lingkungan kepolisian, yang namanya mutasi merupakan kebutuhan dan penyegaran organisasi," ujar Argo Yuwono di Mabes Polri, Jumat (6/12/2019).

"Tentunya ada jabatan strategis yang dilakukan mutasi juga," lanjut Argo. Jabatan kabareskrim telah kosong sejak ditinggalkan Idham Azhis lebih dari sebulan sejak dilantik sebagai kapolri pada 1 November 2019. Irjen Listyo Sigit Prabowo lulus akademi kepolisian pada 1991.

Perwira tinggi kelahiran 5 Mei 1969 ini sudah malang melintang menempati posisi Kapolres di Jawa Tengah. Pada Mei 2013, Listyo bertugas sebagai Dirreskrimum Polda Sulawesi Tenggara. Setahun kemudian ia ditunjuk sebagai ajudan Presiden Jokowi.

Dua tahun berselang ia menjabat kapolda Banten dengan pangkat Brigadir jenderal. Hingga pada Agustus 2018 pangkat inspektur jenderal disematkan oleh mantan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di mabes polri yang menbuat dirinya memangku jabatan Kadiv Propam Polri. Nantinya, Karopaminal Divisi Propam, Brigjen Ignatius Sigit Widiatmono akan menggantikan Irjen Listyo sebagai Kadiv Propam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *