Sekjen PAN: Geliat Perekonomian di Jakarta Harus ‘Dikorbankan’ Demi Keselamatan Warga

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diprediksi akan membuat mayoritas kegiatan ekonomi di DKI Jakarta mati suri. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN Eddy Soeparno menyebut dampak ekonomi PSBB akan terasa menyakitkan bagi warga Jakarta. Namun menurutnya hal ini harus dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran Virus Covid 19

"Dampak ekonomi tak terelakkan karena fokus utama adalah memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid 19. Oleh karenanya, geliat perekonomian di Jakarta harus “dikorbankan” demi keselamatan warga," kata Eddy dilansir Kompas.com , Jumat (10/4/2020). Perekonomian Jakarta yang berbasis Perdagangan, Konstruksi dan Jasa menyumbang 17 persen dari total perekonomian nasional. Artinya, pelemahan ekonomi ibu kota jelas akan memiliki dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan

Namun di sisi lain, jika Jakarta berhasil meredam penyebaran virus Covid 19, pemulihan ekonominya akan turut mempercepat pemulihan ekonomi nasional. "Dengan kata lain, Jakarta harus bersiap menelan pil pahit terlebih dahulu demi keselamatan penduduknya, sebelum nanti bangkit kembali menuju motto “Maju Kotanya, Bahagia Warganya," kata Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini Mantan Bankir Profesional di Merril Lynch ini menjelaskan, pergerakan dan mobilitas serta lalu lintas masyarakat menciptakan aktivitas ekonomi seperti belanja ke pasar, makan di restoran, menghadiri seminar, menginap di hotel atau mengunjungi tempat hiburan

"Dengan berhentinya mobilitas warga, praktis kegiatan ekonomi juga akan terhenti dan berbagai ekses negatif akan terlihat seperti PHK, usaha gulung tikar dan tenaga kerja pendatang akan kembali ke kampungya dengan tidak membawa THR dan oleh oleh lebaran," katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *