Kembali Diperiksaan terkait Kematian Lina, Teddy Berlarian Masuk Polrestabes Bandung, Ada Apa?

Suami mendiang Lina Zubaedah, Teddy Pardiyana kembali menjalani pemeriksaan di Polrestabes Bandung pada Jumat (10/1/2020)siang. Saat memasuki gedung Polrestabes Bandung, Teddy tampak terburu buru, bahkan ia juga enggan menjawab pertanyaan dari wartawan. Ia tampak mengangkat tangannya tanda tidak bisa diwawancarai seraya berlari memasuki gedung.

Setelah menjalani pemeriksaan, Teddy diizinkan oleh pihak kepolisian untuk beristirahat saat memasuki salat Azhar. Disela sela istirahat, Teddy menjawab pertanyaan para wartawan setelah menjalani pemeriksaam. Teddy mengatakan ia datang ke Polrestabes Bandung sebelum salat Jumat dimulai.

"11.30 WIB, sampai sini langsung Jumatan," ucap Teddy. "Apa saja sih yang dipertanyakan kang?," tanya seorang wartawan. "Belum, bisa dibicarakan, karena masih banyak, " jawab Teddy singkat.

Lebih lanjut, Teddy mengungkapkan pemeriksaan yang ia jalani masih belum selesai. "Kira kira masih lama Kang?," tanya seorang awak media. "Masih masih lama," jelas Teddy sambil berjalan memasuki gedung Polrestabes Bandung.

Sebelumnya Teddy diketahui juga telah dipanggil oleh pihak kepolisian pada Kamis (9/1/2020) malam. "Selain saya, ada Putri, Aris, dan Kang Ecet. Semua yang ada saat itu," sambungnya. Sayangnya Putri Delina tampak enggan memberikan komenter atas kedatangannya ke Gedung Satreskrim.

Ia hanya berbicara singkat saat ditanyai oleh para awak media. "Nanti belum selesai, ya," sebut Putri Delia. Diketahui bahwa proses autopsi jenazah Lina berlangsung selama empat jam dari pukul 10.00 hingga 14.00 WIB.

Autopsi tersebut melibatkan tim dokter forensik di RS Hasan Sadikin Bandung, Polrestabes Bandung, dan Polda Jabar. AKBP Robert Tanjung dari RS Sartika Asih mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan autopsi di bagian luar maupun dalam tubuh Lina. "Kami dari Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung sudah melakukan autopsi di tubuh bagian luar dan dalam. Namun, belum bisa disimpulkan," terang Robert Tanjung.

Setelah autopsi selesai, pemeriksaan lanjutan yang dilakukan di Puslabfor Mabes Polri. Meski proses autopsi sudah selesai, Robert Tanjung menyebut belum bisa menyimpulkan penyebab kematian Lina. Ia menambahkan harus ada pemeriksaan racun di dalam tubuh Lina di Puslabfor Mabes Polri.

"‎Belum bisa disimpulkan karena harus ada pemeriksaan toksicologi atau pemeriksaan racun di dalam tubuhnya ke Puslabfor Mabes Polri," sebutnya. "Hasil dari Puslabfor diserahkan ke penyidik nanti penyidik yang memutuskan," kata Robert." Menurut Robert Tanjung pemeriksaan racun di tubuh Lina tidak didasarkan pada faktor yang menjadi latar belakang kematiannya.

Namun pemeriksaan racun itu memang bagian dari prosedur autopsi yang harus dijalankan. "Dalam autopsi prosedurnya seperti itu," pungkas Robert Tanjung. Kisruh soal penyebab pasti kematian mantan istri komedian Sule, Lina Zubaedah kini masih santer dibicarakan.

Kali ini giliran Rizky Febian dan Sule yang memberikan tanggapan soal kemelut ini. Rizky Febian sempat membuat laporan ke polisi untuk mengungkap penyebab kematian sang ibu. Dikutip dari tayangan YouTube B eepdo, Rabu (8/1/2020), Sule menjelaskan alasan di balik laporan tersebut.

Menurutnya, laporan tersebut tak akan pernah dibuat apabila ada keterbukaan pada suami Lina, Teddy atas penyebab kematian Lina. Bahkan hingga kini, pihak keluarga Lina tak mengetahui surat kematian Lina. "Intinya dari pihak keluarga termasuk mamanya, adik adiknya, dan juga Iky (Rizky Febian) pas terjadi ada berita itu seharusnya dari pihak suami (Teddy) memberi tahu," ucap Sule.

"Ada surat kematian lah, mungkin dari dokter ada (penjelasan) akibat serangan jantung lah, ini akibat lambung lah, nah itu kan harus jelas." "Kenapa keluarga pengin tahu, ya karena tidak ada penjelasan dari pihak suaminya, itu aja, enggak ada suudzon hal apapun lah," imbuhnya. Terkait dengan pemeriksaan yang dilakukan polisi kepada Teddy, pria yang akrab disapa Iky ini mengaku tak begitu menyorotinya.

Hal ini dikarenakan dirinya hanya fokus pada pengungkapan misteri kematian Lina. "Kita tidak terlalu fokus pada pengecekan orangnya atau apa pun, cuma di sini saya menekankan untuk pelaporan ini saya enggak ada tujuan untuk menuduh tidak ada tujuan untuk mencurigai siapa pun," ungkap kekasih Azalia Bianda ini. Sule lalu menambahkan, ia menyebut anaknya tersebut berhak mengetahui tentang apa yang terjadi sebenarnya di hari kematian ibuya tersebut.

Terlebih Rizky Febian tidak berada di samping Lina saat detik detik terkahir hidupnya. "Iky kan anaknya, enggak tahu kan ada surat kematiannya apa gimana, terus mamanya meninggal karena apa, pengin tahu itu aja," papar Sule. "Coba kemarin langsung dikasih tahu, nih ada dari dokter seperti ini dan yang lain lain kan sempat dibawa ke rumah sakit juga."

Rizky Febian lalu menceritakan saat dirinya datang ke rumah sakit tempat Lina dilarikan pasca mengalami pingsan. Ia pun terheran heran dengan tindakan yang dilakukan oleh Teddy pada jenazah Lina. "Iky kan datang ke rumah sakit Al Islam, cukup kaget karena suaminya bilang sudah berada di rumah duka," kata Rizky Febian.

"Setahu Iky prosedurnya dari rumah sakit, seharusnya tahu waktu almarhumah meninggal, seharusnya ada waktu dua sampai tiga jam di ruang mayat." "Setelah itu keluarga dikumpulkan untuk menetukan mau di mana, setelah ini harus apa segala macem," lanjut anak sulung dari lima bersaudara ini. Pelantun Penantian Berharga ini juga ikut memepertanyakan soal surat kematian dari pihak rumah sakit.

Meski begitu, Sule masih berusaha untuk berpikiran positif soal surat kematian ini. "Ya mudah mudahan ada, dari pihak suami almarhumah, ya kita positifnya karena suasana masih berduka, mungkin karena itu," tandas Sule.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *