Ini Tempat Wisata di Malang yang Ditutup untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona

Pemerintah Kota Malang menutup beberapa tempat wisata yang berpotensi menimbulkan keramaian. Penutupan ini sebagai upaya pencegahan menyebarnya virus corona (Covid 19). “(Wisata) kita tutup untuk sementara waktu dalam 14 hari. Hiburan malam jelas ditutup mulai hari ini,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji, di Balai Kota Malang, Senin (16/3/2020).

Berikut beberapatempat wisata di Malang Rayayang tutup untuk sementara waktu yang berhasilKompas.comrangkum sejauh ini: Kampung Warna warni Jodipan yang terletak di Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang ditutup untuk sementara waktu sejak Selasa (17/3/2020) hingga 31 Maret 2020. Sebelum menjadi tempat wisata, kampung ini hanyalah pemukiman biasa. Namun pada 2016 lalu, kampung tersebut disulap menyerupai kampung warna warni yang ada di Rio De Janeiro, Brazil.

Setiap sudut yang ada di sana memiliki keunikannya sendiri akibat adanya percampuran warna yang terdapat di sana. Salah satu obyek wisata unik di Kampung Warna warni Jodipan adalah sebuah jembatan kaca penghubung kampung tersebut dengan Kampung Tridi. Jembatan tersebut kerap dijadikan spot berfoto wisatawan.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memutuskan untuk menutup sementara Gunung Bromo dan Semeru sejak mulai Kamis (19/3/2020) hingga 31 Maret 2020. Gunung Bromo dan Semeru terkenal akan keindahan alamnya. Untuk Gunung Semeru sendiri, salah satu spot yang kerap dijadikan sebagai tempat untuk berkemah sementara adalah Ranu Kumbolo. Di sana, para pendaki bisa melihat keindahan danau sembari melihat matahari terbit dan menikmati udara yang sejuk.

Sementara Gunung Bromo, kamu bisa menikmati keindahan alamnya sembari mengendarai kuda atau sepeda yang telah disediakan di sana. Tempat wisata air yang terletak di Jalan Graha Kencana Raya, Kecamatan Singosari, Malang tersebut juga menutup sementara pintunya sebagai langkah pencegahan menyebarnya virus corona. Melalui laman Instagram resminya, Hawai Waterpark menuturkan bahwa mereka akan tutup mulai Kamis (19/3/2020) hingga 27 Maret 2020.

Selama penutupan, mereka akan melakukan sterilisasi di seluruh fasilitas dan wahana yang terdapat di sana. Hawai Waterpark memiliki beberapa wahana air menarik yang bisa kamu coba saat penutupan sudah tidak berlangsung. Di antaranya adalah Jet Coaster Slide, Waikiki Beach, dan Rainbow Fall. Kendati mereka merupakan tempat wisata air, namun mereka juga memiliki beberapa aktivitas outbound yang bisa dilakukan oleh anak anak hingga pengunjung dewasa.

Jatim Park 1 juga ditutup sementara mulai 20 Maret – 20 April 2020 untuk mencegah penyebaran virus corona. Jatim Park 1 memiliki 7 atraksi utama yang beragam. Mulai dari wahana air, roller coaster, hingga Galeri Etnik yang memiliki berbagai alat musik dan pakaian tradisional suku suku di Indonesia. Selain itu, mereka juga memiliki museum bernama Indonesia Heritage Museum. Jatim Park 1 terletak di Jl. Kartika No. 2, Kota Wisata Batu.

Jatim Park 2 atau yang lebih dikenal sebagai Batu Secret Zoo juga ditutup untuk sementara waktu mulai 20 Maret – 20 April 2020. Obyek wisata yang ada di sana cukup beragam. Selain memiliki koleksi fauna yang menarik di berbagai zona seperti Nocturnal House, Reptile Garden, Monkey Island, dan Zona Aquarium. Jika kamu pecinta film Penguins of Madagascar, mungkin kamu akan tertarik untuk bermain dengan lemur di Lemur Kingdom. Jatim Park 2 terletak di Jl. Raya Oro Oro Ombo No. 9, Kota Wisata Batu.

Jatim Park 3 atau yang lebih dikenal sebagai Dino Park ditutup sementara mulai 20 Maret – 20 April 2020. Dino Park merupakan tempat wisata tematik yang terbilang cukup unik. Sebab, selain memiliki beberapa kerangka dinosaurus, mereka juga memiliki atraksi wisata Life With Dino yang dipenuhi dengan beberapa patung dinosaurus yang terlihat nyata. Jatim Park 3 terletak di Jalan Raya Ir. Soekarno No.144, Beji Junrejo, Kota Wisata Batu.

Selain tempat wisata dengan berbagai wahana permainan, Museum Angkut juga ditutup sementara mulai 20 Maret – 20 April 2020. Gangster Town di Museum Angkut kerap dijadikan sebagai spot berfoto nuansa vintage. Sebab, atraksi wisata tersebut memiliki nuansa era Amerika zaman dulu. Di sana juga terdapat Helikopter Kepresidenan RI bernama Bell 47J Siwalet. Museum Angkut terletak di Jl. Sultan Agung No. 2, Ngaglik, Kota Wisata Batu.

Museum Tubuh ditutup sementara mulai 20 Maret – 20 April 2020 sebagai upaya pencegahan menyebarnya virus corona. Sama seperti namanya, museum ini dipenuhi dengan hal hal yang berkaitan dengan tubuh manusia. Salah satunya adalah atraksi Cadaver. Atraksi tersebut merupakan sebuah tampilan organ vital, otot, dan jaringan tubuh manusia yang bisa kamu lihat sembari mendengarkan penjelasan dari pemandu wisata.

Museum Tubuh yang terletak di Jl. Kartika No. 2, Kota Wisata Batu ini juga memiliki fasilitas check up gratis jika kamu ingin mengetahui kondisi mata dan tekanan darahmu. Tempat wisata Eco Green Park ditutup sementara mulai 20 Maret – 20 April 2020. Kendati merupakan taman, namun mereka juga memiliki beberapa koleksi hewan yang bisa kamu lihat. Ada pun koleksi hewan tersebut antara lain adalah burung merak, burung kasuari, burung emu asal Australia, burung unta, bangau Jepang, dan berbagai macam burung lainnya.

Selain itu, Eco Green Park juga memiliki atraksi Rumah Terbalik yang kerap dijadikan sebagai spot berfoto. Tempat wisata tersebut terletak di Jl. Raya Oro Oro Ombo No. 9, Kota Wisata Batu. Batu Night Spectacular yang terletak di Jl. Hayam Wuruk No. 1, Oro Oro Ombo, Kota Wisata Batu juga ditutup untuk sementara waktu mulai 20 Maret – 20 April 2020. Tempat wisata tersebut memiliki beberapa wahana permainan yang terbilang cukup menantang. Mulai dari Gravitron yang akan membuat tubuhmu berputar secara horizontal melawan gravitasi, hingga Rodeo yang membuatmu merasakan sensai menaiki banteng mengamuk.

Jika ingin sedikit bersantai, Batu Night Spectacular memiliki atraksi wisata lain seperti Night Market, Cosplay Area, dan Lampion Garden.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *