Hotman Paris ‘Mendidih’, Lapor Kapolri hingga Imigrasi, Tak Terima Disebut Germo oleh Sajad Ukra

Mantan suami Nikita Mirzani, Sajad Ukra kembali membuat heboh di kalangan publik. Setelah saling sindir dengan Nikita Mirzani, suami dari Medina Moesa tersebut menyeret nama Fitri Salhuteru dan Hotman Paris Hutapea. Dibocorkan Nikita Mirzani dalam akun Instagramnya, Sajad Ukra menyebut Hotman Paris Hutapea adalah seorang germo.

Tepatnya pada Rabu (5/2/2020), melalui Instagram pribadinya, Nikita Mirzani yang kerap dipanggil Nyai tersebut mengunggah rekaman telepon yang dikirim Sajad. Dalam rekaman tersebut, Sajad Ukra menyebut Hotman Paris adalah germo. Selain itu, Sajad mengatakan sang pengacara kondang kerap menyakiti anak anak.

"Artinya dari suara Sajad Ukra, 'Bilang sama mereka semua, bilang sama Fitri, kasih tahu Hotman Paris." "You (kamu) bilang sama semua yang mencoba buat bantu Nikita, semua uang yang ada di dunia ini nggak bakalan bisa bantu dia!!" "Allah bakalan menghancurkan hidup dia dalam hitungan detik! Semua kebohongan, semua kesakitan ini!! Hotman Paris germo bicara soal anak anak? Dia itu yg suka abuse anak anak!" tulis Nikita di kolom caption.

Tak hanya Nikita, sang kakak, Fitri Salhuteru juga mengunggah rekaman tersebut di Instagram pribadinya pada Kamis (6/2/2020). Fitri yang diseret namanya oleh Sajad Ukra diminta menyampaikan kepada semua orang agar memberi tahu Hotman Paris jika dirinya salah satu pengacara yang tidak akan bisa membantu Nikita dalam proses hukum. Ditujukan kepada Sajad Ukra, Fitri mengaku dirinyalah yang menolong ibu dan anaknya.

"Saya bukan hanya menolong ibu Anak anda dari dzolim anda dan para sekutu," tulis Fitri. Selanjutnya, Fitri juga menyinggung mengenai doa permintaan Sajad Ukra yang berharap agar Allah menghancurkan kehidupan Nikita. "Kenapa Allah akan menghancurkan kita menuruti perintah Anda? Tak pantas anda memerintah dan memohon kepada Allah melihat semua kelakuan Anda," tulis Fitri membalas rekaman Sajad Ukra.

Ia juga mengaku kerap dikirim Voice Note (VN) oleh Sajad Ukra dan pihak terkait selalu menyeret namanya. "Saya jawab ini sekali saja dari sekian VN yang ada, karena anda selalu menyebut nama saya." "Agar Anda tau nggak ada guna apa yang Anda dan sekutu Anda lakukan, saya menunggu untuk mediasi di kantor polisi," tulis Fitri.

Bahkan ia menyampaikan dirinya bersama Hotman paris akan menanyakan kepada Sajad Ukra atas tuduhan yang membawa aparatur negara republik Indonesia. Diakhir captionnya, Fitri mengaku telah memaafkan secara pribadi atas apa yang dilakukan Sajad Ukra kepada Nikita dan dirinya. "Secara pribadi saya maafkan semua ulah dan ucapan anda dan para sekutu yang ga ada urusan nya dengan masalah ini," akhir tulisan Fitri di Instagramnya.

Adapun rekaman yang diunggak Nikita tersebut akhirnya terdengar ke telinga Hotman Paris. Tak terima dikatakan germo oleh Sajad Ukra, Hotman paris langsung melapor kepada Kapolda Metro Jaya. "Kepada Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Metro mohon dicek, mohon diperiksa media sosial yang sudah viral dimana mana."

"Dimana ada suara oknum orang asing dalam bahasa Inggris yang suaranya, yang kata katanya sangat menghina instansi kepolisian RI. Dan juga sangat melecehkan negara republik Indonesia yang berdaulat." "Tolong segera di cek media sosial agar segera disidik termasuk orang orang yang dekat di sekitarnya yang membantu," kata Hotman Paris. Tak hanya itu, Hotman Paris juga meminta agar Direktur Penindakan Imigrasi melakukan cek paspor dari pada suara dalam rekaman yang diduga Sajad Ukra.

"Demikian juga kepada Bapak Direktur Penindakan Imigrasi agara segera dicek paspor kedatangan dan dicegah tangkal atau melakukan tindakan sesuai dengan keimigrasian." "Orang asing, sangat orang asing, sangat mengeluarkan kata kata yang sangat sangat menyakiti hati bangsa. Salam hormat Hotman Paris," pungkas Hotman Paris dalam video Instagramnya. Sebelumnya dikabarkan Nikita Mirzani sempat ditahan 3 hari di Mapolres Jakarta Selatan atas laporan penganiayaan dan penggelapan barang terhadap mantan suami ketiganya, Dipo Latief.

Tetapi karena Nikita Mirzani masih menanggung ASI terhadap bayinya, maka ia dibebaskan dan hanya menjadi tahanan kota. Dilansir dari TransTV Official, diduga karena Nikita Mirzani tidak jadi masuk penjara, terdapat beberapa pihak yang tidak suka atas atas pembebasannya tersebut. Salah satunya adalah mantan suaminya Sajad Ukra melalui istrinya Medina Moesa.

Medina Moesa mengunggah Insta Story yang berisikan ucapan terima kasih kepada Polres Metro Jakarta Selatan yang telah menangkap Nikita Mirzani beberapa hari lalu. Namun, ia juga menyindir dalam ungkapan terima kasihnya kepada Kejari Jakarta Selatan yang telah membebaskan Nikita Mirzani dari bui. Di sisi lain, pihak yang tidak menyukai Nikita Mirzani menganggap Nikita menjadikan anaknya tameng agar dirinya dibebaskan penjara.

Dalam konsirmasinya bersama Fitri, Nikita mengatakan rekaman dari Sajad Ukra yang ia unggah di Instagram masih ada sambungannya. "Kalo itu panjang itu," kata Nikita. "Hanya bagian depan dan masih banyak lagi voice note nya," sambung Fitri.

"Itu baru polisi, ada juga TNI dibawa bawa ada juga Pak Presiden. Banyak," ujar Nikita. Bahkan ia menyampaikan jika dirinya sempat diancam Sajad akan membunuh keluarga Nikita. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa Sajad pernah memberikan upatan kepada ibunda Nikita.

"Nyokap gue yang nggak pernah ketemu sama dia aja dikatain perempuan murahan, makanya mati nyokap gue. Banyak deh kata katanya," pungkas Nikita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *