Donald Trump Klaim Serangan Pasukan AS di Yaman Tewaskan Pemimpin Al Qaeda, Qassim al-Rimi

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengklaim pasukannya telah membunuh pemimpin Al Qaeda, Qassim al Rimi. Dalam pernyataanya yang dikeluarkan Gedung Putih sebagaimana dikutip dari The Guardian , Jumat (7/2/2020), Trump mengatakan al Rimi terbunuh dalam sebuah operasi militer di Yaman. Trump menyebut al Rimi bertanggungjawab atas aksi penembakan akhir tahun lalu di pangkalan udara Naval Pensacola yang menyebakan tiga pelaut AS tewas.

Pelaku penyerangan itu seorang perwira Arab Saudi, Mohammed Alshamrani. Departemen Pertahanan dan CIA telah mengeluarkan konfirmasi resmi atas tewasnya al Rimi. Al Rimi adalah pendiri jaringan Al Qaida (AQAP) di semenanjung Arab.

Jaringan ini dianggap paling berbahaya bagi AS. Trump mengatakan AS dan sekutunya sekarang lebih aman dengan kematian al Rimi. "Kami akan terus melindungi rakyat Amerika dengan melacak dan memusnahkan teroris yang berusaha melukai kami," kata Trump.

Trump membenarkan adanya laporan bawa al Rimi telah terbunuh. Meski demikian, Trump tidak merinci kapan dan bagaimana operasi itu dilakukan. Pada akhir Januari, beredar kabar serangan pesawat tak berawak AS menghancurkan sebuah bangunan yang menampung militan al Qaeda di Yaman Timur.

Pada 1 Februarib 2020, Trump juga me retweet beberapa tweet dan laporan media yang memberikan informasi terkait serangan itu. Al Rimi pernah mengatakan dalam video berdurasi 18 menit bawah kelompoknya bertanggungjawab atas penembakan pada 6 Desember 2019 di pangalan udara AS. Al Rimi menyebut serangan udara oleh Mohammed Alshamrani sebagai tindakan ksatria dan pemberani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *